Minggu, 08 Maret 2015

Tak Ada Yang Datang

Seperti halnya angin yang selalu kurasakan, aku tak bisa melihatnya
Ketika dapat kulihat, angin telah menjadi badai yang pekat
Meski kesalahan dalam memiliki persaaan seperti ini, aku pikir aku telah terlambat dalam menghantikannya
Rasa ini telah tumbuh dengan cepat dan telah tak dapat aku kendalikan lagi
Salahkan aku yang memilikinya

Katakanlah kesakitan yang kurasa ini hanya sementara, sungguh ini tak tertahankan
Sampaikanlah padaku bahwa apa yang kumiliki ini tak perlu dilanjutkan, jangan kau diam
Aku berteriak…. Tapi tak ada yang datang
Aku menunggu…. Tak ada yang datang
Aku mencari…. Tak ada yang ku temukan
Bisikkanlah padaku cinta itu tak sebercanda ini, ketahuilah ini menyesakkan

Kesendirian ini yang terkadang kubahagia dibuatnya dan yang terkadang kubenci
Perjalanan ini aku melilihnya, salahkan aku jika terus menemukan badai
Aku hanya tak bisa menghentikan apa yang kumulai, aku butuh kamu
Tapi…. Tak ada yang datang, sama sekali tak ada

Katakanlah kali ini aku benar-benar salah mengharapkan hujan diantara kemarau ini
Sampaikanlah padaku bahwa bukanlah badai yang akan datang dikemarau ini
Bisikkanlah padaku cinta yang selayaknya sinar matahari kemarau ini akan datang
Karena aku lelah,,, aku lelah berharap dan tetap tak ada yang datang.

*Muiqal*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar