Seperti
halnya angin yang selalu kurasakan, aku tak bisa melihatnya
Ketika
dapat kulihat, angin telah menjadi badai yang pekat
Meski
kesalahan dalam memiliki persaaan seperti ini, aku pikir aku telah terlambat
dalam menghantikannya
Rasa
ini telah tumbuh dengan cepat dan telah tak dapat aku kendalikan lagi
Salahkan
aku yang memilikinya
Katakanlah
kesakitan yang kurasa ini hanya sementara, sungguh ini tak tertahankan
Sampaikanlah
padaku bahwa apa yang kumiliki ini tak perlu dilanjutkan, jangan kau diam
Aku
berteriak…. Tapi tak ada yang datang
Aku
menunggu…. Tak ada yang datang
Aku
mencari…. Tak ada yang ku temukan
Bisikkanlah
padaku cinta itu tak sebercanda ini, ketahuilah ini menyesakkan
Kesendirian
ini yang terkadang kubahagia dibuatnya dan yang terkadang kubenci
Perjalanan
ini aku melilihnya, salahkan aku jika terus menemukan badai
Aku
hanya tak bisa menghentikan apa yang kumulai, aku butuh kamu
Tapi….
Tak ada yang datang, sama sekali tak ada
Katakanlah
kali ini aku benar-benar salah mengharapkan hujan diantara kemarau ini
Sampaikanlah
padaku bahwa bukanlah badai yang akan datang dikemarau ini
Bisikkanlah
padaku cinta yang selayaknya sinar matahari kemarau ini akan datang
Karena
aku lelah,,, aku lelah berharap dan tetap tak ada yang datang.
*Muiqal*
*Muiqal*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar